31.8.26
Diskusi Berkaitan Pemuda, Pekerjaan Hijau, dan Pemberdayaan Masyarakat Kaitannya dengan Karbon Biru, Yayasan Inovasi Muda Kunjungi IKAMaT
Semarang – IKAMaT. IKAMaT kembali menerima kunjungan di Sekretariat IKAMaT, kali ini dari Yayasan Inovasi Muda. Kunjungan ini menjadi ruang diskusi untuk membahas peran dan gerakan pemuda dalam pengembangan green jobs atau pekerjaan hijau, khususnya pada aktivitas yang berkaitan dengan wilayah pesisir dan ekosistem mangrove, serta penguatan kegiatan pemberdayaan masyarakat. (15/6/2026).
30.8.26
IKAMaT Hadiri Undangan Pelatihan SMART (Spatial Monitoring and Reporting Tool) dan Global Mangrove Watch (GMW) di Demak
Demak – IKAMaT. IKAMaT kembali menghadiri undangan pelatihan, kali ini berkaitan dengan platform pemantauan ekosistem mangrove. Kegiatan pelatihan ini bertajuk “Pelatihan SMART (Spatial Monitoring and Reporting Tool) dan pengenalan platform Global Mangrove Watch (GMW).” Kegiatan ini diselenggarakan oleh Wetlands International Indonesia/Yayasan Lahan Basah (YLBA) di Desa Wedung, Kabupaten Demak. (20–21/5/2026).
24.8.26
Diskusi Mengenai Manfaat dan Hasil Rehabilitasi Mangrove dan Perencanaan Program, KPP Mining Kunjungi SMC Jateng, Semarang dan Tambak Gojoyo, Demak
Semarang dan Demak – IKAMaT. IKAMaT kembali menerima dan mendampingi kunjungan dari mitra kerja-nya, kali ini dari PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining) ke kawasan rehabilitasi mangrove Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng) dan Dusun Tambak Gojoyo, Demak. (25/6/2026).
19.8.26
[Deadline 24 Agustus 2026] Lowongan Kerja Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan
Semarang – IKAMaT. IKAMaT adalah adalah organisasi nirlaba independen yang berfokus pada konservasi mangrove, ketahanan iklim pesisir, dan pembangunan masyarakat berkelanjutan.
11.8.26
Standar Program Mangrove Berkelanjutan: Dari Survei hingga Monitoring
Semarang – IKAMaT. Program mangrove berkelanjutan tidak dimulai dari pertanyaan berapa banyak bibit yang akan ditanam. Program yang benar perlu diawali dengan pemahaman terhadap kondisi ekologis, sosial, hidrologi, penggunaan lahan, serta tujuan pemulihan yang ingin dicapai. Bagi IKAMaT, rehabilitasi mangrove merupakan proses jangka panjang yang mencakup survei lokasi, perencanaan, pemilihan intervensi, pelibatan masyarakat, penanaman apabila diperlukan, monitoring, evaluasi, hingga tindak lanjut berdasarkan data lapangan.
Langganan:
Postingan (Atom)



