17.3.25

Jajaki Kerja Sama Pembuatan Modul Ekosistem Mangrove, Kelompok Masyarakat Pelestari Hutan Pesisir Mangrovesari, Brebes Kunjungi IKAMaT

Semarang - IKAMaT. IKAMaT kembali menerima kunjungan kerja dari mitranya, kali ini Kelompok Masyarakat Pelestari Hutan Pesisir (KMPHP) Mangrovesari, Brebes. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta melakukan penjajakan kerja sama dalam pembuatan modul ekosistem mangrove. Modul ini nantinya akan berfokus pada berbagai aspek, seperti ekowisata, pengelolaan sampah, ekonomi berbasis mata pencaharian alternatif, dan konservasi di wilayah Brebes. (12/3/2025). 

IKAMaT dan KMPHP Mangrovesari telah bekerja sama sejak 2020, dengan kegiatan meliputi penanaman dan pemantauan, pemberdayaan masyarakat, dan penghapusan jejak emisi karbon di bumi dengan skema penebusan karbon di ekosistem mangrove. 

Dalam pertemuan ini, Mohamad Bangkit G. S. Samudera (Sekretaris KMPHP Mangrovesari) menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari tim IKAMaT. Ia juga mengungkapkan harapannya agar potensi kerja sama dalam penyusunan modul ini dapat memberikan manfaat besar bagi keberlanjutan ekosistem mangrove di Brebes. 

Pertemuan ini tidak hanya membahas mengenai penjajakan kerja sama di masa depan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara KMPHP Mangrovesari dan IKAMaT.

“Saya senang bisa bertemu kembali dengan kawan-kawan IKAMaT di Sekretariat IKAMaT yang baru ini,” ujar Bangkit. “Kunjungan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga untuk menjajaki potensi kerja sama dalam pembuatan modul ekosistem mangrove di Brebes,” tambahnya. 

Bagus R. D. Angga (Direktur Program), menyambut dengan baik kedatangan KMPHP Mangrovesari di Sekretariat IKAMaT. Dalam diskusi yang berlangsung, Bagus menjelaskan pengalaman IKAMaT dalam pengembangan modul ekosistem mangrove pada berbagai program sebelumnya. Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama yang lebih erat dalam upaya pelestarian mangrove di masa mendatang. 

“Kami telah lama berkolaborasi dengan KMPHP Mangrovesari dalam berbagai program, mulai dari pengambilan karbon mangrove, sosialisasi ekosistem mangrove, pemberdayaan masyarakat, hingga penanaman dan pemantauan ratusan ribu pohon mangrove,” jelas Bagus. “Saat ini, kami sedang menjajaki potensi kerja sama dalam pengembangan modul ekosistem mangrove di Brebes. Pengalaman yang telah kami miliki sebelumnya diharapkan dapat menjadi landasan yang kuat untuk kerja sama ini kedepannya,” tambahnya. 

Melalui potensi kerja sama ini, IKAMaT dan KMPHP Mangrovesari berharap dapat terus berkolaborasi secara konsisten dan terukur, guna mencapai visi bersama dalam membangun dan mengembangkan pesisir kawasan mangrove di Pantai Utara Jawa. 

Selanjutnya, IKAMaT dan KMPHP Mangrovesari melaksanakan buka puasa bersama sebagai simbol ucapan rasa syukur atas silaturahmi dan kerja sama konsisten yang tetap terjaga sampai dengan saat ini di Gama Ikan Bakar & Seafood, Semarang. 

Seluruh agenda diskusi dan pertemuan yang dimulai pada pukul 14.00 hingga 19.00 WIB ini berjalan dengan lancar dan sukses, yang diakhiri dengan foto bersama. (ADM/ARH/AP).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar