26.4.15

Avicennia marina Mendominasi di Kabupaten Pati

Pati - IKAMaT. Kerusakan pesisir terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Kerusakan dapat diakibatkan oleh faktor alam seperti bencana dan gelombang besar, akan tetapi tekanan penduduk dan perekonomian memperparah kerusakan alami yang terjadi sehingga wilayah pesisir semakin terdegradasi.

Kerusakan yang terjadi perlu penanganan yang terintegrasi. Selama ini kegiatan penanganan yang dilaksanakan masih belum optimal akibat masih rendahnya kesadaran stakeholder yang terkait dalam pelaksanaan maupun pemeliharaan.

Di sisi lain, masih terjadi pemanfaatan ekosistem mangrove untuk kegiatan pembangunan lainnya yang tidak ramah lingkungan, sehingga laju kerusakan lebih tinggi daripada laju rehabilitasi. Oleh karena itu, pada tanggal 10- 12 April 2015 Tim Yayasan IKAMaT yang beranggotakan Muhammad Faisal Rachmansyah (Direktur Utama), Rohmat Kuslarsono (Direktur Desain Kreatif) dan Susi Rusmiati (Manajer Administrasi) bersama tim peneliti dari KeSEMaT melakukan pendataan ekosistem mangrove di Desa Ketiteng Wetan dan Desa Raci, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.

Pendataan yang dilakukan bersama Kementerian Kelautan Perikanan, Jakarta ini dalam rangka Penyusunan Rancangan Teknis Rehabilitasi Mangrove yang selanjutnya akan dilakukan kegiatan rehabilitasi mangrove. Analisa kesesuaian lahan mangrove ini meliputi kepemilikan lahan, komposisi mangrove dan kerapatan.

Analisa ini perlu dilakukan untuk mengetahui potensi bibit mangrove, faktor kerusakan di kedua lokasi ini, Seperti yang kita ketahui, perlu adanya kajian awal sebelum melakukan kegiatan rehabilitasi mangrove. Dalam kajian di lokasi ini, Tim didampingi oleh Kelompok Masyarakat Pesisir setempat, selain itu dilakukan pula pendataan mangrove di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati.

Hal ini dilakukan untuk mensinergikan program rehabilitasi mangrove bersama seluruh stakeholder terkait agar terlibat dalam upaya penyelamatan ekosistem mangrove. Serta untuk mengedukasi masyarakat untuk mengetahui jenis- jenis mangrove dan potensinya yang berada di daerahnya.