15.8.18

IKAMaT Berikan Beasiswa Anak Pesisir Indonesia kepada Pelajar di Serang dan Jakarta

Semarang - IKAMaT. Sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang konservasi mangrove dan ekosistem pesisir, Yayasan IKAMaT berkomitmen untuk merealisasikan program yang bertujuan untuk membantu anak-anak pesisir di Indonesia dalam bidang pendidikan. Melalui program Beasiswa Anak Pesisir Indonesia (BAPI), IKAMaT menyalurkan donasi dalam bentuk beasiswa sebagai sarana menumbuhkembangkan semangat konservasi terhadap ekosistem mangrove, khususnya kepada kalangan pelajar.

BAPI 2018 kali ini merupakan tahun kedua, setelah tahun sebelumnya (2017) sukses dilaksanakan di Demak. Tahun ini, BAPI dilaksanakan dengan konsep yang berbeda dengan melibatkan KeMANGTEER Indonesia di dua regional mereka, yaitu Jakarta dan Serang.

BAPI di Jakarta
BAPI 2018 sukses dilaksanakan oleh Yayasan IKAMaT bersama dengan KeMANGTEER Jakarta pada hari Sabtu, 11 Agustus 2018 di SD Negeri 2 Marunda Pagi, Jakarta Utara. Kegiatan di Jakarta diisi dengan berbagai bentuk kegiatan positif, seperti edukasi mangrove, lomba mewarnai dan ditutup dengan penyerahan BAPI kepada Juara 1 di setiap kelas 5 SD Negeri 2 Marunda Pagi.

"Senang sekali rasanya bisa berkolaborasi dengan Yayasan IKAMaT untuk mengadakan kegiatan ini. Penyaluran BAPI ini sebagai salah satu bentuk kepedulian Yayasan IKAMaT dan KeMANGTEER Jakarta selaku pelaksana kegiatan terhadap pembentukan calon generasi penerus bangsa yang cinta lingkungan, khususnya ekosistem mangrove di pesisir," terang Nathasi, Ketua KeMANGTEER Jakarta. "Saya berharap, semoga kedepannya, BAPI dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang lebih besar terhadap generasi penerus di wilayah pesisir kita," tambahnya.

Pihak sekolah juga menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diberikan beasiswa kepada pelajar mereka yang berprestasi

"Alhamdulillah, kami selaku pihak sekolah mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Yayasan IKAMaT dan KeMANGTEER Jakarta yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Senang sekaligus bangga, anak-anak kami bisa mendapatkan apresiasi dan bantuan pendidikan dari Yayasan IKAMaT," kata Triwinoto Pamungkas Putro, selaku guru pendamping SD Negeri 2 Marunda Pagi. "Semoga melalui kegiatan ini, bisa memacu semangat belajar siswa untuk terus berpestasi sebagai seorang agen pemerhati mangrove dan lingkungan pesisir. Kami juga mendoakan supaya IKAMaT terus berkembang dan bisa memiliki banyak manfaat untuk lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.

BAPI di Serang
Sementara itu di Serang, pada saat acara berlangsung, siswa-siswi peserta kegiatan terlihat sangat antusias untuk mendengarkan edukasi mangrove yang disampaikan oleh Pengurus KeMANGTEER Serang. Selain itu, siswa-siswi juga diajarkan teknik membibitkan dan menanam mangrove yang baik dan benar.

"Tak hanya siswa kelas 5 SD saja yang semangat mengikuti kegiatan ini, akan tetap siswa kelas 3, 4 dan 6 pun semangat mengikuti kegiatan KeMANGTEER Serang Goes To School (KSGTS) ini," jelas Kevin, selaku Ketua KeMANGTEER Serang. "Kak Ferri dari IKAMaT, sebagai pemberi beasiswa juga menyampaikan pesannya kepada para siswa agar selalu menjaga pelestarian hutan mangrove di pesisir Serang," tambahnya.

Penyerahan BAPI 2018 di Serang diikuti oleh lebih dari 40 siswa yang dihadiri juga oleh Ferri S. P., selaku perwakilan dari Yayasan IKAMaT, Bapak dan Ibu Guru SDN Cerocoh dan Rekan-rekan media partner dari Zetizen Radar Banten dan Jawa Pos TV, dan tak lupa, para anggota dan pengurus KeMANGTEER Serang selaku pelaksana kegiatan. Acara diawali dengan sambutan, dongeng mangrove, lomba menggambar mangrove, penyerahan BAPI, pembagian hadiah dan bingkisan serta diakhiri dengan pengenalan dan pembibitan mangrove.

Harapan ke Depan
“Kami berharap dengan adanya bantuan dana pendidikan dalam program BAPI ini bisa menambah semangat belajar bagi Adik-adik di sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga kami tujukan untuk mengedukasi dan menyebarkan semangat cinta lingkungan kepada generasi muda bangsa yang ke depannya kami harap dapat menjadi penerus perjuangan kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir dan mangrove," ungkap Mahbub Murtiyoso, selaku Manajer Pelatihan IKAMaT yang menghadiri kegiatan penyerahan BAPI di Jakarta. "Semoga di tahun depan dan tahun-tahun berikutnya, Yayasan IKAMaT bisa menyelenggarakan kegiatan BAPI ini dengan jangkauan yang lebih luas sehingga memiliki manfaat yang lebih besar,” tambahnya.

Ferri S. P., selaku Koordinator Pelaksana BAPI 2018 menambahkan bahwa BAPI yang dijalankan tahun ini, telah sesuai dengan target IKAMaT yang ingin memperluas jangkauan pemberian beasiswa.

"Kami ingin agar manfaat BAPI dapat dirasakan lebih luas lagi. Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama untuk KeMANGTEER Indonesia dan pihak sekolah yang telah bekerja sama dengan kami sehingga program BAPI 2018 dapat terlaksana dengan sukses," ujar Ferri.

Ditemui di Sekretariat IKAMaT, M. Faisal R., selaku Dirut IKAMaT menyampaikan bahwa pihaknya saat ini telah memiliki jaringan regional KeMANGTEER di 12 kota di seluruh Indonesia

"Besar harapan kami, agar BAPI kedepannya dapat menjangkau seluruh regional KeMANGTEER," ujar Faisal. "Tidak menutup kemungkinan juga di tahun yang akan datang, kami akan melaksanakan program BAPI ini di seluruh kawasan pesisir di Indonesia,” tutupnya. (MM/FSP/GRE/AP/ADM).