31.12.17

IKAMaT dan Pertamina EP ASSET 3 Tambun Field Sukses Garap Ekowisata Mangrove di Bekasi

Bekasi - IKAMaT. Pemanfaatan kawasan pesisir yang cukup intensif dan beragam, serta belum adanya bentuk pengelolaan yang jelas, menjadikan ekosistem pesisir, khususnya ekosistem mangrove sebagai kawasan yang mempunyai potensi tingkat kerusakan yang cukup tinggi di pesisir Kabupaten Bekasi.

Oleh karena itu, Pertamina EP ASSET 3 Tambun Field bersama Yayasan Inspirasi Keluarga KeSEMaT (IKAMaT) mengusung Program Pendampingan Pengembangan Kawasan Mangrove sebagai Desa Wisata di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Salah satu program pendampingan yang diusung adalah pengembangan ekowisata mangrove berupa pembangunan treking mangrove di Desa Pantai Mekar. Treking mangrove yang dibangun sepanjang kurang lebih 100 m dengan bentuk jalur yang unik (love) ini, menjadi ekowisata mangrove pertama di Bekasi. Selama masa pembangunan, pengerjaan melibatkan Kelompok Sadar Wisata Citra Alam Bahari (POKDARWIS CAB) Desa Pantai Mekar.

Selain program pengembangan ekowisata mangrove, program lainnya yang diusung berupa penghijauan pesisir dalam bentuk penanaman mangrove berjenis Sonneratia sp dan penanaman Bintaro di Desa Pantai Mekar.

Koordinasi selama masa pembangunan juga dilakukan dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi dan Kepala Desa Pantai Mekar untuk memperluas jalur promosi wisata yang diusung. Faisal selaku Dirut IKAMaT menyampaikan bahwa pengembangan dan pembangunan ekowisata mangrove ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan potensi wisata mangrove yang ada di Desa Pantai Mekar.

"Dalam pengelolaannya pun, kami sangat berharap POKDARWIS CAB nantinya mampu dengan mandiri mengelola ekowisata yang telah dibangun ini dengan optimal,” ujarnya. "Rencananya, program tidak hanya berhenti ditahun 2017 saja, tetapi ditahun berikutnya program lanjutan yang menunjang wisata mangrove akan tetap konsisten dilaksanakan," tambahnya.

Selama empat bulan terakhir, IKAMaT yang dikoordinatori oleh Hari Prayogi telah mendampingi penuh untuk pengembangan potensi wisata di Desa Pantai Mekar.

“Saya dan tim selama empat bulan mendampingi, melihat secara langsung kondisi lingkungan dan sosial yang ada di Desa Pantai Mekar ini. Kami yakin apabila pengelolaan dikerjakan secara terpadu, melibatkan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, konsep wisata mangrove yang telah dikerjakan bersama selama ini akan dapat membuahkan hasil yang memuaskan,” jelasnya.

Tujuan akhir dari program ini adalah Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi yang memiliki ekowisata mangrove berbasis masyarakat secara terpadu. Bagi masyarakat yang berada di wilayah sekitar Bekasi, yuk berkunjung ke Ekowisata Mangrove Pantai Mekar. (GRE/ADM).