10.10.16

IKAMaT Dukung Penyelenggaraan Munas VI KeMANGTEER Indonesia di Semarang

Semarang - KeMANGTEER. Pada tanggal 30 September - 2 Oktober 2016, telah sukses diselenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) VI KeMANGTEER Indonesia, yang pada kali ini bertempat di Semarang, tepatnya di Wisma Pemda Jateng. Kegiatan ini mendapat dukungan sepenuhnya dari IKAMaT.

"Tahun ini, Munas KeMANGTEER agak berbeda dari biasanya. Kami membuatnya sedikiti formal, tanpa mengesampingkan jiwa komunitasnya," ujar M. Faisal R. selaku Dirut IKAMaT.

Masih menurutnya, posisi KeMANGTEER Indonesia saat ini sangat strategis, dimana sudah banyak dilirik oleh mitra kerjanya dari berbagai perusahaan, pemerintah juga organisasi lingkungan lainnya untuk bekerjasama dengan mereka.

"Jadi, dibutuhkan beberapa penyesuaian sistem agar dapat mewadahi semua "permintaan" dari mitra kerja. Kami ingin agar kampanye mangrove kami lebih banyak bergaung di semua level masyarakat dengan tetap membawa semangat jiwa sukarelawan," jelasnya lebih lanjut.

Selama tiga hari, ada banyak kegiatan yang dilakukan, mulai dari diskusi mangrove, pembahasan AD/ART, pemilihan Sekjen KeMANGTEER Indonesia terbaru, menanam mangrove di Maroon Mangrove Edu Park dan juga field trip ke kawasan Kota Lama Semarang.

Semua ini dilakukan, tentu saja untuk meningkatkan kualitas program dari KeMANGTEER yang saat ini tersebar di sembilan kota di Indonesia, diantaranya di Semarang, Jogja, Malang, Jakarta, Medan, Serang dan Tangerang.

"Akan ada beberapa kota lagi yang teratrik untuk mendirikan KeMANGTEER di kotanya dan bergabung bersama kami," ujar Doni Latuparisa selaku Sekjen KeMANGTEER Indonesia 2015/2016.

Dalam Munas VI KeMANGTEER ini, telah terpilih Rizka Ayu Fardani dari KeMANGTEER Jogja sebagai Sekjen KeMANGTEER Indonesia periode 2016/2017.

Keseluruhan acara Munas VI berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan beberapa kesimpulan dan rekomendasi untuk pelaksanaan program kerja KeMANGTEER Indonesia dan semua regional untuk satu tahun mendatang.

"Selamat bekerja menyelamatkan mangrove dan membantu masyarakat pesisir di daerah masing-masing. Sampai jumpa di Munas VII di tahun 2017 mendatang," pungkas Dirut IKAMaT. (GRE).