Diseminasi ini diselenggarakan untuk mendiskusikan, menyempurnakan, serta mendorong penerapan dan pengembangan hasil desain rehabilitasi ekosistem di beberapa titik lokasi program yang memadukan aspek teknis, ekologis, dan pengalaman di lapangan dari masyarakat untuk meningkatkan efikasi dari perlindungan pesisir.
Kajian tersebut dilaksanakan di sembilan desa pesisir yang menjadi lokasi Program FOCUS, yaitu Desa Bandungharjo dan Desa Balong di Kabupaten Jepara; Desa Morodemak, Desa Purworejo, Desa Timbulsloko, dan Desa Bedono di Kabupaten Demak; Kelurahan Tanjungmas di Kota Semarang; Desa Gempolsewu di Kabupaten Kendal; serta Desa Sengon di Kabupaten Batang.
Desain rehabilitasi disesuaikan dengan kondisi lokasi setiap desa dengan model dan desain serta pemilihan spesies dalam rangka memperbesar nilai kelulushidupan dan keberhasilan dari upaya rehabilitasi yang dilaksanakan.
Dalam kegiatan ini, IKAMaT diwakili oleh Alfian R. Hidayat (Staf Operasional Media). Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain perwakilan lembaga pemerintah, akademisi, pihak swasta, kelompok masyarakat desa sasaran, serta Non-Governmental Organization (NGO).
Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Ibis Styles, Simpang Lima, Semarang dengan jumlah tamu undangan sekitar 60 orang.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dan pembukaan dari perwakilan dari Konsorsium FOCUS dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan beberapa materi, di antaranya pembukaan dan pengenalan kajian yang telah dilaksanakan, hasil kajian desain rehabilitasi ekosistem pesisir di sembilan desa Program FOCUS dengan memperhatikan lanskap pesisir dan pemilihan spesies, jasa ekosistem mangrove yang ditimbulkan dari upaya rehabilitasi, ruang lingkup rehabilitasi mangrove, dan upaya monitoring mangrove hasil rehabilitasi yang telah dilaksanakan.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog dan diskusi dari materi yang telah disampaikan. Harapannya hasil diskusi tersebut dapat menjadi acuan dari tindak lanjut yang akan dilaksanakan oleh PKSPL IPB University dan Konsorsium FOCUS ke depannya.
“IKAMaT dalam hal ini sangat mendukung program yang sedang dalam tahap diseminasi dan akan dijalankan ini, serta berharap dapat membantu upaya rehabilitasi ekosistem mangrove di wilayah pantai utara Jateng yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya, hal ini dikarenakan sejalan dengan visi misi IKAMaT, yaitu berupaya meningkatkan kesehatan ekosistem mangrove yang merupakan salah satu ekosistem penting di pesisir,” kata Alfian. “Selain itu, IKAMaT juga mendukung upaya-upaya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dari jasa ekosistem mangrove yang ditimbulkan dari upaya rehabilitasi. Namun, kegiatan rehabilitasi dari desain yang telah dilakukan diseminasi harapannya dapat menyesuaikan kondisi lokasi dan faktor yang memengaruhinya,” tambahnya.
Kegiatan yang diselenggarakan mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini berjalan dengan lancar dan ditutup dengan penyampaian kesimpulan hasil pertemuan dan penutupan oleh Kepala DLHK Provinsi Jateng. (ADM/ARH/AP).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar